Bogor Hujan Komunitas oleh Nur Utami selaku editor. Diterbitkan oleh Hima Diksastrasia tahun 2017.

Bogor yang dikenal sebagai kota hujan dan kota seribu angkot rupanya menyimpan sisi positif lain. Di tengah gerimis yang kerap turun dan mendung yang mungkin saja sering datang, ternyata malah membuat Bogor dipenuhi berbagai komunitas yang tak surut langkah mengadakan berbagai kegiatan. Mungkin benar perkataan kawan saya beberapa tahun lalu: udara dingin dan hujan membuat orang jadi lebih kreatif.

Buku ini merupakan kumpulan tulisan mengenai komunitas-komunitas apa saja yang ada di kota Bogor. Setiap artikel ditulis sendiri oleh relawan di komunitas tersebut.

Komunitas yang bernaung di Bogor terdiri dari relawan di berbagai usia dan latar belakang. Komunitas yang menghujani Bogor dengan kegiatan positif itu berkecimpung di bidang craft seperti Paper Quilling, seni sulap, bidang sosial seperti mengajar untuk anak-anak prasejahtera dan literasi, dongeng, dan pendirian perpustakaan. Hingga komunitas yang bergerak di bidang bahasa, puisi, dan pendidikan lingkungan untuk anak.

Masing-masing artikel mengenai setiap komunitas ditulis dengan bahasa yang sederhana dan dengan ciri khas masing-masing penulis. Meski singkat namun tidak mengurangi rincian penjelasan mengenai komunitas tersebut dan keterkaitan emosi antara penulis dengan komunitas yang diusungnya.

Berkegiatan di komunitas mengubah pola pikir saya, bahwa hidup layak berarti setia pada nilai-nilai yang mendorong untuk menjadi lebih baik.” ~ Mia Nirmala Hapsari, pendiri komunitas Paper Quilling di Bogor.

 

Bogor Hujan Komunitas

Post navigation


One thought on “Bogor Hujan Komunitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *